Backup Recovery MySQL


PENDAHULUAN

Backup dan Recovery merupakan suatu proses penyalinan dan perbaikan data untuk menghindari terjadinya kerusakan data. Hal ini mutlak diperlukan dalam administrasi database, dimana file backup ini nantinya akan menjadi master data yang sewaktu-waktu dibutuhkan. Proses backup pada database MySQL dapat dilakukan secara online maupun offline.

MERENCANAKAN & MEMPERSIAPKAN BACKUP    

a. Menentukan waktu backup

Backup merupakan program rutin dan melihat kapan waktu yang tepat untuk proses backup. Jika database itu cukup besar dan sering berubah secara konstan setiap hari, maka sebaiknya direncanakan agar proses backup terjadi setiap hari sehingga data tersebut dapat tersimpan dengan baik. Namun, jika database itu tidak sering berubah setiap hari tidak perlu dilakukan backup setiap hari, bisa seminggu atau dua minggu sekali proses backup baru dilakukan.

b. Menamakan file backup

Seharusnya kita menamakan file backup secara teratur dan selalu memasukkan tanggal dimana backup terakhir dibuat. Misalnya nama database bernama blogDB dan dibackup pada tanggal 21 Juni 2009, sebaiknya diberikan nama file backup dengan nama blogdb-21062009.sql. Untuk penamaan ini tergantung dari administrator itu sendiri dan harus diperhatikan bahwa penamaan file backup tersebut juga sangat penting apalagi jika sering melakukan backup secara regular.

c. Menyimpan file backup

Membuat kopi dari file backup dan menyimpan file tersebut ke komputer lain atau ke penyimpan data yang lain seperti CD atau DVD.

MACAM-MACAM BACKUP

a. Backup satu database

Untuk membackup seluruh database maka format yang digunakan adalah :

# mysqldump -u -p [nama database] > [nama file].sql

Misal ingin membackup database blogDB dengan password ‘bahagia’ dari database MySQL dan jika sudah dibackup maka namanya adalah blogdb.sql, maka format diatas menjadi :

# mysqldump -u root -pbahagia blogDB > blogdb.sql

b. Backup tabel database

Untuk membackup satu atau lebih tabel yang ada dalam suatu database maka formatnya adalah sebagai berikut :

# mysqldump -u -p [nama database] [table1] [table2] … > [nama file].sql

Misal kita ingin membackup dua tabel coba1 dab coba2 dalam database blogDB, maka format perintah menjadi :

# mysqldump -u root -pbahagia blogDB coba1 coba2 > duabuahtabel.sql

c. Backup dua atau lebih database

Jika ingin membackup dua atau lebih database menjadi maka formatnya menjadi :

# mysqldump -u -p –database [database1] [database2] … > [nama file].sql

Membackup database blogDB dan database mahasiswa digabung menjadi satu dengan nama dua_database.sql, maka formatnya menjadi :

# mysqldump -u root -pbahagia –database blogDB mahasiswa > dua_database.sql

d. Backup seluruh database

Jika ingin membackup seluruh database maka formatnya sebagai berikut :

# mysqldump -u -p –all-databases > [nama file].sql

e. Backup Kompres data

Jika ingin membackup hanya data dengan format insert kemudian dikompresi

# mysqldump -u root -p -t –skip-opt –extended-insert=false [database] | bzip2 -c > `date+%Y%m%d%H%M`_[nama_file].sql.bz2

f. Backup struktur data

Jika ingin membackup struktur databasenya saja tanpa mengikutsertakan data recordnya maka formatnya menjadi :

# mysqldump -u -p –no-data [database] > [nama file].sql

Jika lebih dari satu database formatnya menjadi :

# mysqldump-u -p –no-data –database [database1][database2] > [nama file].sql

Jika mau membackup hanya data recordnya saja, maka formatnya :

# mysqldump -u -p –no-create-info [database] > [nama file].sql

g. Backup Kompress database

Jika ingin mengkompress hasil backup database, maka formatnya :

# mysqldump -u -p [database] | bzip2 -c > [namafile].sql.bz2

# mysqldump -u -p [database] | gzip -c > [namafile].sql.gz

Misalnya ingin membackup database blogDB dan dikompress menggunakan bzip2 atau gzip, maka formatnya :

# mysqldump -u root -pbahagia blogDB | bzip2 -c > blogdb.sql.bz2

atau

# mysqldump -u root -pbahagia blogDB | gzip -c > blogdb.sql.gz

Jika ingin variasi backup seperti backup seluruh database, beberapa tabel maka hanya diubah sebelum tanda | dengan mengikuti pola format sebelumnya. Format untuk membackup seluruh database dengan hasil sudah dikompress.

# mysqldump -u root -pbahagia –all-databases | bzip2 -c > all_database.sql.bz2

atau

# mysqldump -u root -pbahagia –all-databases | gzip -c > all_database.sql.gz

h. Script untuk backup

Untuk mempermudah backup bisa menggunakan script dibawah ini :

#!/bin/sh

mysqldump –all-databases | gzip -c > /home/dado/all_database-`date -I`.sql.gz

MACAM-MACAM RESTORE

a. Restore database

Untuk restore database maka formatnya sebagai berikut :

# mysql -u -p [database] < [file backup].sql

Misal kita punya file blogdb.sql ingin direstore ke database formula maka formatnya menjadi :

# mysql -u root -pbahagia formula < blogdb.sql

b. Restore database hasil kompress

Jika file backupnya berupa kompressan, maka formatnya sebagai berikut :

# gunzip < [file backup] | mysql -u -p [database]

Misal bila ingin merestore file blogdb.sql.gz ke database formula, maka formatnya :

# gunzip < blogdb.sql.gz | mysql -u root -pbahagia formula

atau

# bunzip2 < blogdb.sql.bz2 | mysql -u root -pbahagia formula

RECOVERY

Meski bisa dikatakan database MySQL jarang sekali mengalami kerusakan, namun segala kemungkinan bisa terjadi seperti karena konflik atau yang lainnya.

a. Mengecek tabel

Untuk melakukan pengecekan tabel perlu dilakukan penjadwalan rutin agar memastikan tabel-tabel tersebut tetap dalam keadan kondisi stabil. Administrator bisa menggunakan perintah yang ada dalam MySQL itu sendiri memakai perintah Check Table.

Pengecekan pada suatu tabel bisa menggunakan format :

# check table [nama tabel] ;

Misal untuk cek tabel user dan alamat maka formatnya menjadi :

# check table user, alamat ;

b. Menggunakan mysqlcheck

Ini adalah tool untuk melakukan pengecekan tabel yang dijalankan diluar prompt MySQL dan dapat digunakan oleh semua user. Penggunaan mysqlcheck untuk melakukan pengecekan pada tabel bisa dilihat dibawah dimana tabelnya user_blog dengan database blogDB.

# mysqlcheck -u root -pbahagia -c blogDB user_blog

Sedangkan kalau digunakan untuk lebih dari satu database akan menjadi :

# mysqlcheck -u root -pbahagia -o –database blogDB formula

Bisa juga untuk pengecekan semua database, maka formatnya menjadi :

# mysqlcheck -u root -pbahagia -c –all-databases

Berikut beberapa option yang dapat digunakan di mysqlcheck, yaitu :

-a atau –analyze = Menganalisis tabel

–auto-repair = Memperbaiki tabel secara otomotis jika terjadi kerusakan

-C atau –check-only-changed = Melakukan pengecekan pada tabel yang terakhir diubah

-F atau –fast = Melakukan pengecekan pada tabel yang masih terbuka

-e atau –extended = Melakukan pengecekan 100%

-q atau –quick = Melakukan pengecekan tiap baris

c. Memperbaiki tabel

Ini digunakan didalam prompt MySQL, dengan perintah Repair Table.

# repair table [nama_table] ;

# repair table [nama_table1] [nama_table2] ;

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s