Beda perak dan batu bata


Dahulu kala ada seorang pria yang mengumpulkan banyak kepingan perak. Setiap malam dia mengeluarkan dan menghitung-hitungnya, dan dia sangat senang melakukannya.

Suatu malam, pencuri datang dan mengambil semua perak miliknya.

Keesokan harinya, ketika mengetahui bahwa seluruh peraknya telah dicuri, si pria tersebut berteriak keras sekali, “Perakku, perakku!”.  Saking kerasnya teriakan tersebut, hingga terdengar oleh tetangganya, seorang tua bijak.

Tak lama kemudian datanglah si orang tua bijak untuk melihat apa yang terjadi.

Si orang tua bijak bertanya, “Apa yang terjadi?”. “Perakku, 100 taels, semuanya hilang diambil pencuri”, jawab si pria. “Oh begitu, baiklah aku akan mengambilnya kembali untukmu”, kata si orang tua. “Benarkah?, cepat ambilkan kembali”, pinta si pria.

Si orang tua bijak pergi meninggalkan si pria, dan tak lama kemudian dia kembali.

“Ini, aku sudah mengambilkannya untukmu”, kata si orang tua bijak, sambil menyerahkan sebuah batu bata dengan tulisan 1000 taels. “Apa ini, aku menginginkan perakku, bukannya batu bata?”, tanya si pria keheranan. “Kalau tidak pernah digunakan, lalu apa bedanya perak dengan batu bata?”, kata si orang tua bijak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s